2. DAYA TARIK BENTENG FORT ROTTERDAM
Benteng Fort Rotterdam merupakan peninggalan sejarah dari Kerajaan Gowa-Tallo yang terletak di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Benteng ini dibangun pada 1545 oleh Raja Gowa ke-10 yang bernama I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung dengan gelar Karaeng Tunipalangga Ulaweng. Pada awalnya, benteng ini berbentuk segi empat seperti ciri khas benteng Portugis. Namun, ketika Kerajaan Gowa-Tallo menyerah setelah menandatangani Perjanjian Bongaya pada abad ke-17, Benteng Fort Rotterdam jatuh ke tangan Belanda dan dibangun kembali oleh VOC menjadi seperti ini.Salah satu peristiwa bersejarah penting yang terjadi di Benteng Rotterdam adalah digunakan sebagai tempat untuk menawan Pangeran Diponegoro sejak 1833 hingga wafatnya pada 8 Januari 1855. Di tempat inilah, Pangeran Diponegoro menyusun catatan tentang budaya Jawa, misalnya wayang, mitor, sejarah, dan ilmu pengetahuan. Benteng Fort Rotterdam juga pernah digunakan sebagai kamp tawanan perang Jepang selama Perang Dunia II.Bentuk Benteng Fort Rotterdam yang menyerupai seekor penyu merupakan filosofi Kerajaan Gowa, yang berjaya di daratan maupun lautan. Situs ini awalnya memiliki enam bastion yang dikelilingi oleh benteng setinggi tujuh meter dan parit sedalam dua meter. Akan tetapi, saat ini hanya tinggal lima bastion yang terlihat dan di dalamnya masih berisi meriam, di antaranya: Bastion Bone, terletak di sebelah barat Bastion Bacan, terletak di sudut barat daya Bastion Buton, terletak di sudut barat laut Bastion Mandarsyah, terletak di sudut timur laut Bastion Amboina, terletak di sudut tenggara.Benteng Fort Rotterdam di kelola oleh Balai pelestarian cagar budaya.Benteng Fort Rotterdam buka setiap hari dari jam 09.00-18.00wita.Benteng ini terletak dijalan ujung pandang,Bulo Gading,kec.ujung pandang,kota makassar,sulawesi selatan.
3. DAYA TARIK WISATA PANTAI LOSARI
Pantai Losari merupakan pantai indah yang menjadi ikon dari Kota Makassar. Berkunjung ke Makassar tidak lengkap rasanya bila tidak mengunjungi pantai ini.Tak hanya menjadi ikon kota Makassar, Pantai Losari juga merupakan destinasi wisata favorit masyarakat Makassar dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu berlibur. Pantai Losari menawarkan keindahan panorama alam yang dapat memukau pandangan siapapun yang menyaksikannya.Objek wisata ikonik kota Makassar ini menawarkan suguhan panorama alam yang begitu memukau terutama pada saat sore hari.Tempat ini juga kerap dijadikan sebagai tempat menghabiskan waktu sore hari sambil menanti sunset tiba oleh masyarakat asli kota makassar maupun wisatawan yang sedang berkunjung. Keindahan sunset akan terlihat sangat jelas dari lokasi pantai Losari Makassar ini.Tidak seperti pantai lain yang memiliki hamparan pasir luas, Pantai Lokasi Makassar tidak memiliki hamparan pasir di kawasan sekitarnya. Selain itu arus air disini juga termasuk cukup berbahaya sehingga pengunjung dilarang berenang bebas di perairan pantai.Dahulu letak Pantai Losari terkenal dengan julukannya sebagai pantai dengan meja warung terpanjang di dunia. Julukan tersebut muncul karena di sepanjang lokasi pantai terdapat banyak tenda warung yang satu sama lainnya menyambung hingga sepanjang kurang lebih 1 KM.Tenda warung ini tidak hanya menjual menu hidangan laut saja, berbagai macam makanan khas makassar seperti menu pisang epe juga dijual di warung tersebut.Namun kini keberadaan tenda – tenda warung tersebut telah dipindahkan dari yang awalnya di sepanjang pantai menjadi di sekitar sebaran Pantai.etak Pantai Losari ada di bagian barat kota Makassar, tepatnya di Jl. Metro Tanjung Bunga, Desa Maloku, Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan. Letak Pantai Losari ini berada tak jauh dari pusat kota, hanya berjarak 21 km dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit. Pengunjung dapat bebas mengunjungi kawasan pantai kapanpun mereka mau.Pantai losari dikelolah oleh kepala UPT pengelolaan pantai losari,Nurul Akbar Nur.Lokasi Pantai Losari Makassar dibuka untuk umum selama 24 jam non stop.
4. DAYA TARIK WISATA LAE-LAE
\


.jpg)
