2148038 - SALSABILA KHALILAH ALI



        1.                              DAYA TARIK WISATA PANTAI AKKARENA

                                                      

                                

  Pantai Akkarena merupakan salah satu pantai yang terletak di kota makassar,Sulawesi Selatan.Pantai akkarena memiliki luas area sekitar 450 meter persegi, disini juga terdapat beberapa wahana wisata yang bisa dinikmati oleh para wisatawan. Pantai Akkarena menjadi destinasi wisata bahari yang berada di pesisir wilayah Tanjung Bunga, Makassar. Nama Akkarena berasal dari bahasa Makassar yang berarti bermain, karena lokasinya menjadi destinasi berlibur.Pantai Akkarena buka untuk umum sejak tahun 1998 dengan luas 10 hektare. Tak hanya menawarkan keindahan pantai, wisatawan dapat menikmati berbagai watersport hingga cafe-cafe yang unik.Pantai Akkarena setiap harinya ramai dengan ratusan wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantainya. Pada hari-hari libur, jumlahnya mencapai ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.Gemuruh ombak, semilir angin menghempas mewarnai suasana di bibir Pantai Akarena. Eksotisme pantai ini menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Pantai Akkarena relatif bersih dan terawat dengan baik. Suasananya tenang, damai, dan nyaman untuk bersantai menikmati keindahan pesisir.Objek wisata yang tersedia seperti bermain ditaman,berenang,wahana air,memancing,dermaga,menikmati sunset dan berkemah.Jam buka dari senin-jumat 06.00-22.00 WITA sedangkan sabtu-minggu 06.00-24.00 WITA.Objek Wisata Pantai ini terletak di jalan Tanjung Bunga,Kota Makassar,Sulawesi Selatan.Akses menuju Pantai Akkarena cukup mudah karena berada di kawasan Tanjung Bunga. Lokasinya berada tepat di seberang GTC Mall. Berjarak 4 kilometer dari pusat Kota Makassar, jarak tempuhnya berkisar 8 menit.


2.                                     DAYA TARIK BENTENG FORT ROTTERDAM

                                 


     Benteng Fort Rotterdam merupakan peninggalan sejarah dari Kerajaan Gowa-Tallo yang terletak di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Benteng ini dibangun pada 1545 oleh Raja Gowa ke-10 yang bernama I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung dengan gelar Karaeng Tunipalangga Ulaweng. Pada awalnya, benteng ini berbentuk segi empat seperti ciri khas benteng Portugis. Namun, ketika Kerajaan Gowa-Tallo menyerah setelah menandatangani Perjanjian Bongaya pada abad ke-17, Benteng Fort Rotterdam jatuh ke tangan Belanda dan dibangun kembali oleh VOC menjadi seperti ini.Salah satu peristiwa bersejarah penting yang terjadi di Benteng Rotterdam adalah digunakan sebagai tempat untuk menawan Pangeran Diponegoro sejak 1833 hingga wafatnya pada 8 Januari 1855. Di tempat inilah, Pangeran Diponegoro menyusun catatan tentang budaya Jawa, misalnya wayang, mitor, sejarah, dan ilmu pengetahuan. Benteng Fort Rotterdam juga pernah digunakan sebagai kamp tawanan perang Jepang selama Perang Dunia II.Bentuk Benteng Fort Rotterdam yang menyerupai seekor penyu merupakan filosofi Kerajaan Gowa, yang berjaya di daratan maupun lautan. Situs ini awalnya memiliki enam bastion yang dikelilingi oleh benteng setinggi tujuh meter dan parit sedalam dua meter. Akan tetapi, saat ini hanya tinggal lima bastion yang terlihat dan di dalamnya masih berisi meriam, di antaranya: Bastion Bone, terletak di sebelah barat Bastion Bacan, terletak di sudut barat daya Bastion Buton, terletak di sudut barat laut Bastion Mandarsyah, terletak di sudut timur laut Bastion Amboina, terletak di sudut tenggara.Benteng Fort Rotterdam di kelola oleh Balai pelestarian cagar budaya.Benteng Fort Rotterdam buka setiap hari dari jam 09.00-18.00wita.Benteng ini terletak dijalan ujung pandang,Bulo Gading,kec.ujung pandang,kota makassar,sulawesi selatan.


3.                                                   DAYA TARIK WISATA PANTAI LOSARI

                                           


Pantai Losari merupakan pantai indah yang menjadi ikon dari Kota Makassar. Berkunjung ke Makassar tidak  lengkap rasanya bila tidak mengunjungi pantai ini.Tak hanya menjadi ikon kota Makassar, Pantai Losari juga merupakan destinasi wisata favorit masyarakat Makassar dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu berlibur. Pantai Losari menawarkan keindahan panorama alam yang dapat memukau pandangan siapapun yang menyaksikannya.Objek wisata ikonik kota Makassar ini menawarkan suguhan panorama alam yang begitu memukau terutama pada saat sore hari.Tempat ini juga kerap dijadikan sebagai tempat menghabiskan waktu sore hari sambil menanti sunset tiba oleh masyarakat asli kota makassar maupun wisatawan yang sedang berkunjung. Keindahan sunset akan terlihat sangat jelas dari lokasi pantai Losari Makassar ini.Tidak seperti pantai lain yang memiliki hamparan pasir luas, Pantai Lokasi Makassar tidak memiliki hamparan pasir di kawasan sekitarnya. Selain itu arus air disini juga termasuk cukup berbahaya sehingga pengunjung dilarang berenang bebas di perairan pantai.Dahulu letak Pantai Losari terkenal dengan julukannya sebagai pantai dengan meja warung terpanjang di dunia. Julukan tersebut muncul karena di sepanjang lokasi pantai terdapat banyak tenda warung yang satu sama lainnya menyambung hingga sepanjang kurang lebih 1 KM.Tenda warung ini tidak hanya menjual menu hidangan laut saja, berbagai macam makanan khas makassar seperti menu pisang epe juga dijual di warung tersebut.Namun kini keberadaan tenda – tenda warung tersebut telah dipindahkan dari yang awalnya di sepanjang pantai menjadi di sekitar sebaran Pantai.etak Pantai Losari ada di bagian barat kota Makassar, tepatnya di Jl. Metro Tanjung Bunga, Desa Maloku, Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan.  Letak Pantai Losari ini berada tak jauh dari pusat kota, hanya berjarak 21 km dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit. Pengunjung dapat bebas mengunjungi kawasan pantai kapanpun mereka mau.Pantai losari dikelolah oleh kepala UPT pengelolaan pantai losari,Nurul Akbar Nur.Lokasi Pantai Losari Makassar dibuka untuk umum selama 24 jam non stop.

4.                                                DAYA TARIK WISATA LAE-LAE                 


 
Pulau lae lae merupakan salah satu dari banyaknya pulau cantik yang dimiliki oleh Makassar. Pulau cantik ini termasuk pulau yang berpenghuni dengan pemandangan bahari yang menakjubkan. Pulau Lae Lae memiliki jarak yang tak terlampau jauh jika ditempu dari pesisir Makassar. Hanya sekitar 1,5 km yang ditempuh dengan waktu sekitar 10 hingga 15 menit menggunakan perahu motor. Dimana pulau ini memiliki luas yang tak terlalu lebar sekitar 6,5 Ha.Secara Administrasi pulau ini masuk dalam wilayah Keluarahan Lae Lae, Kec. Ujung Pandang, Makassar. Pulau ini ditempati sejak tahun berapa masih menjadi simpang siur. Namun Anda akan menemukan bunker peninggalan tentara Jepang dan juga sumur yang dibangun oleh Belanda. Nama pulau Lae Lae sendiri kini masih menjadi tAnda tanya namun untuk keindahannya bukanlah wacana yang masih simpang siur.Didapuk sebagai tempat wiata, tentunya Pulau lae Lae akan menawarkan beragam aktivitas yang bisa Anda lakukan disini. Mulai dari menikmati keindahan pantainya yang menyejukkan mata. Bagi Anda yang menyukai aktivitas snorkeling Anda bisa melakukanya di perairan di Pulau Lae Lae ini. Menyapa ikan ikan kecil dan juga terumbu karang akan menjadi petualangan yang akan membuat liburan Anda semakin menyenangkan.Bagi Anda yang memang hanya ingin jalan jalan mengelilingi pulau juga bisa jadi aktivitas yang menarik. Berjalan jalan ke bagian selatan dari Pulau Lae Lae Anda akan bisa jalan jalan di batu pemecah karang yang bentuknya seperti piramida. Pepohonan yang membentang akan menambah keindahan dari pulau ini.Pulau Lae Lae tetap menjadi pulau yang layak untuk dikunjungi sebagai destinasi liburan. Beberapa aktivitas menarik bisa dilakukan di pulau yang jaraknya tak begitu jauh dari Makassar ini. Menariknya lagi fasilitas yang diberikan juga cukup lengkap. Untuk menuju pulau ini juga tak dibutuhkan budget yang cukup dalam karena tidak ada tiket masuk hanya biaya penyeberangan saja.









\


Categories:

Leave a Reply